Monday, December 20, 2010

EBONY and IVORY

Awalnya, cuma karna band seorang teman bernama ebony and ivory, membuat saya penasaran, apa sih artinya..? alhasil googling dan dapet lagu ini dan menjadi favorit saya belakangan ini..


“Ebony and ivory live together in perfect harmony Side by side on my piano keyboard, oh lord, why don't we?”


Pernah dengar lirik lagu diatas? Akhir-akhir ini, lagu Ebony and Ivory-nya Paul McCartney dan Stevie Wonder menjadi favorit saya. Perhatikan liriknya. Karna penasaran, saya cari deh tu lagu di Internet dan didengerin terus tiap hari.Alhasil, udah hampir sebulan saya nyanyi-nyanyi lagu itu terus. Tapi, setelah sekian lama saya nyanyikan, saya malah jadi penasaran sendiri, apa sih maksud dari lirik lagu ini sendiri?


“Ebony and Ivory live together in perfect harmony”


Awalnya saya juga bingung maksudnya apa, Ebony kan kayu yang warnanya hitam itu. Sedangkan Ivory sendiri adalah gading gajah. Terus apa hubungannya? Kok di lirik lagu ini dia bisa bilang “live together in perfect harmony.”

Usut punya usut akhirnya saya ngerti juga, ternyata, lagu ini menyiratkan pesan yang sangat dalam tentang perbedaan. Coba kita lihat dari Ebony. Ebony adalah kayu berwarna hitam sejati. Sedangkan, Ivory, seperti yang kita tahu, adalah gading gajah, yang bentuk fisiknya sudah jelas, berwarna putih bersih. Banyak konflik-konflik yang terjadi disekitar kita disebabkan oleh perbedaan bukan? Padahal, perbedaan itu, bukan untuk dipertentangkan. Coba kita lihat dari Ebony dan Ivory tadi, walau secara fisik, mereka sangat bertolak belakang, tapi jika mereka disatukan akan tampak benar-benar indah. Pernah lihat gajah pahatan yang warnanya hitam? Itu adalah perpaduan dari Ebony dan Ivory tadi. Indah bukan?


“We all know that people are the same where ever we go There is good and bad in ev'ryone, We learn to live, we learn to give Each other what we need to survive together alive.”




Jadi, sudah saatnya kita memandang perbedaan itu adalah suatu anugrah dan bukan untuk dipertentangkan. Lihat negara kita ini, berbagai macam suku budaya berkumpul menjadi satu dalam sebuah negara. Indonesia.

Seharusnya kita bangga dengan negara kita yang penuh dengan perbedaan ini. Tak banyak negara yang mempunyai berbagai adat dan budaya sebanyak kita. Ingat kan, mengapa Bahasa Indonesia disebut bahasa persatuan? Karena banyaknya berbagai macam bahasa dinegeri ini. Maka bahasa Indonesialah yang menyatukannya sebagai bahasa komunikasi yang ‘netral’ bagi berbagai suku di bangsa kita ini. Dan tak banyak juga negara lain yang mempunyai bahasa yang solid di negaranya. Malaysia contohnya, di negara mereka, bahasa yang dipakai malah Melayu, yang malah di negara malah di sebut bahasa daerah bukan? Contoh yang lain Singapura, mereka malah memakai dua bahasa sekaligus, Inggris dan Melayu.


Loh, kok jadi ngelantur? Ok, back to topic...

Pesan yang di sampaikan oleh lagu ini juga semakin kuat karena dinyanyikan juga oleh dua orang penyanyi yang berbeda latarbelakang dan fisik. Paul McCartney, seorang berkebangsaan Amerika berkulit putih (yang menurut saya mungkin disimbolkan sebagai Ivory), sedangkan Stevie Wonder sendiri orang berkulit hitam, dan buta (Ebony). Tapi, mereka bisa berduet bersama menyanyikan lagu Ebony and Ivory yang malah menjadi lagu legendaris sampai sekarang. Ini membuktikan, perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tapi jika disatukan malah menjadi suatu yang indah. Seperti Ebony dan Ivory ini....

“Ebony, ivory living in perfect harmony....
 
Ebony, ivory living in perfect harmony....
 
Ebony, ivory living in perfect harmony....”

No comments:

Post a Comment